Home Tips & Trick

Saat Interview Kerja, Beberapa Hal Ini Dinilai oleh HRD, Loh!

Ini dia beberapa hal yang dinilai HRD saat interview kerja. Jadi, pastikan kamu selalu siap ketika interview, ya!

105
0
SHARE

Saat ini, memang banyak sekali beredar tes-tes asesmen online yang bisa diikuti oleh para job seeker seperti ASI Assessment Center Indonesia, misalnya. Tak hanya bermanfaat untuk pelamar, adanya tes asesmen ini maka dapat membantu perusahaan dalam merekrut calon karyawan terbaik mereka yang nantinya ikut bergabung dalam menjalankan visi dan misi perusahaan.

interview kerja
source : MIPS

Di samping itu, melalui tes asesmen ini pulalah calon karyawan bisa mendapatkan berbagai ilmu yang bermanfaat, yang mana bisa digunakan pada saat mereka melamar pekerjaan, khususnya ketika interview. Ya, seperti diketahui, proses interview kerja memang harus diikuti oleh setiap job seeker agar mereka bisa diterima dan bekerja di sebuah perusahaan. Namun demikian, ketika interview kerja, calon karyawan tentu tak boleh asal karena pihak perusahaan, terutama HRD, akan memberi penilaian pada calon karyawan tersebut. Beberapa penilaiannya seperti:

  1. Karakter. Melansir dari ruparupa.com, karakter seseorang menjadi salah satu penilaian penting yang akan menentukan apakah orang tersebut layak diterima dan bekerja di sebuah perusahaan. Biasanya, penilaian karakter ini dilakukan sesuai dengan posisi yang dilamar oleh calon karyawan.
  2. Attitude. Setiap gerak-gerik yang ditunjukkan pada saat interview akan dinilai oleh HRD. Untuk itu, sopan dan ramahlah menjawab pertanyaan yang diberikan oleh HRD. Jangan sampai hanya karena attitude jelek malah berdampak dalam mendapatkan pekerjaan.
  3. Grooming. Ketika interview kerja sangat disarankan untuk menggunakan pakaian yang rapi. Sebagai contoh, untuk pria, memakai kemeja, celana bahan, sepatu, dan untuk wanita memakai kemeja, celana bahan, rok bahan, dan sebagainya. Tentu saja, penampilan yang rapi akan membantu meningkatkan penilaian diri pada saat interview.
  4. Komunikasi. Pastikan untuk tetap memerhatikan gaya bicara, volume, serta intonasi bicara saat interview. Hal ini penting karena cara berkomunikasi seseorang bisa menunjukkan bagaimana karakter orang tersebut.
  5. Experience. Jika memiliki pengalaman, maka ceritakanlah semua pengalaman yang pernah ditekuni. Apabila pengalaman tersebut sesuai dengan kualifikasi, maka kesempatan untuk mendapatkan dan diterima tentu akan terbuka lebar.

Selain penilaian di atas, masih ada penilaian lainnya seperti antusiasme ketika wawancara, kompetensi yang dimiliki, dan lainnya.

So, siapkah kamu melakukan interview kerja? –SH–