Home Hiburan

Sejarah yang Tersimpan Dibalik Perlombaan 17 Agustus

Inilah sejarah yang tersimpan dibalik perlombaan, yang dirayakan pada hari kemerdekaan negara Indonesia

410
0
SHARE

Pada saat memperingati hari kemerdekaan negara Indonesia, tentunya banyak dari kalian yang memeriahkannya dengan cara mengadakan berbagai perlombaan yang sangat seru. Saking serunya perlombaan yang diadakan ketika memperingati hari kemerdekaan negara Indonesia ini, terkadang membuat kalian pun rela tidak memainkan smartphone Indonesia, melewatkan film seru di TV kabel, tidak memasak, dan lain sebagainya. Namun, dibalik keseruan saat memeriahkan hari kemerdekaan ini, ternyata tersimpan sejarah yang cukup mencengangkan.

sejarah 17 agustus
sejarah 17 agustus

Inilah sejarah yang tersimpan dibalik perlombaan, yang dirayakan pada hari kemerdekaan negara Indonesia, check it dot:

  1. Lomba makan kerupuk. Pada perayaan hari kemerdekaan negara Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, pastinya kalian sering melihat orang sedang lomba makan kerupuk. Ketika melakukan lomba makan kerupuk ini, kalian akan menyaksikan orang-orang memakan kerupuk putih yang digantung di atas sebuah tali berjejer, dan ketika perlombaan tali pun digoyangkan agar nantinya orang yang sedang melakukan lomba susah memakannya. Namun, siapa sangka dibalik lomba makan kerupuk yang sangat seru, ternyata tersimpan sejarah yang sangat memilukan. Dimana, dulunya ketika negara Indonesia masih dijajah oleh negara lain, banyak rakyat Indonesia yang tidak memiliki makanan untuk dimakan, dan sangat susah sekali mendapatkannya. Mereka pun akhirnya memakan kerupuk dengan ditemani nasi putih. Hal inilah yang membuat banyak masyarakat menjadikan kerupuk sebagai perlombaan di hari kemerdekaan negara Indonesia.
  1. Lomba balap karung. Siapa sih yang gak kenal sama lomba balap karung? Salah satu lomba yang sangat seru sekali ketika perayaan hari kemerdekaan negara Indonesia. Pada saat mengikuti lomba balap karung ini, kalian harus masuk ke dalam sebuah karung goni berwarna coklat, lalu kemudian kalian disuruh berloncat-loncat sampai ke finish. Lomba balap karung ini pun juga memiliki sejarah yang sangat miris. Yang mana, karung goni dulunya dipakai untuk pakaian sehari-hari bagi masyarakat Indonesia, yang tengah di jajah oleh negara Jepang. Saat itu, masyarakat Indonesia sangat susah sekali mendapatkan pakaian yang layak pakai, dan membuat mereka harus memakai karung goni. Ini jugalah yang membuat masyarakat mengikutsertakan goni untuk lomba ketika perayaan kemerdekaan negara Indonesia.
  1. Lomba panjat pinang. Lomba panjat pinang sendiri, sudah menjadi salah satu ikon di saat perayaan kemerdekaan negara Indonesia. Jika tidak ada lomba panjat pinang ini, maka merayakan kemerdekaan negara Indonesia pun terasa sangat kurang. Meskipun begitu, tapi dibalik lomba panjat pinang ini tersimpan sejarah yang sangat menyedihkan. Sebenarnya, lomba panjat pinang ini berasal dari negara Belanda. Namun, masyarakat Belanda tidak mau memainkannya, dikarenakan mereka mengganggap lomba yang satu ini sangat menjijikkan. Alhasil, pada masa penjajahan negara Belanda pun membawanya ke negara Indonesia, dan berniat menertawakan rakyat Indonesia ketika melakukan lomba panjat ini. Disebabkan susahnya mendapatkan makanan dulunya, membuat masyarakat Indonesia secara sukarela mendaftarkan diri untuk mengikuti lomba ini.
  1. Lomba tarik tambang. Lomba Tarik tambang sendiri adalah salah satu perlombaan yang ada di perayaan kemerdekaan Indonesia. Ketika mengikuti perlombaan yang satu ini, para pemain harus menarik sebuah tali tambang ke arah dimana mereka berdiri. Jika mereka bisa menariknya, maka grup tersebut dinyatakan menang dan mendapatkan hadiah. Namun, dibalik itu semua, ternyata tersimpan juga sejarah yang lumayan mengharukan. Dulunya, ketika zaman penjajahan negara Belanda di Indonesia, masyarakat Indonesia dipaksa bekerja berat menggunakan tali tambang. Tali tambang ini digunakan untuk menarik benda-benda yang sangat berat seperti batu. Pasir, dan lainnya. Dikarenakan kurang hiburan, membuat petinggi dari negara Belanda pun menjadikan para pekerja sebagai guyonan, dan mengolok-olok mereka. Hingga akhirnya, kegiatan ini dijadikan sebagai salah satu perlombaan di hari kemerdekaan Indonesia.

Hmm, gimana nih? Kalian sudah pada tahu itu belum, jika terdapat sejarah di balik perlombaan 17 Agustus? –SH–