Sistem pencernaan merupakan sebuah sistem kompleks dalam tubuh yang melibatkan berbagai organ vital yang berfungsi untuk mengubah kandungan pada makanan dan minuman menjadi energi dan nutrisi untuk beraktivitas. Seluruh organ, enzim, cairan, sel, maupun jaringan yang terlibat dalam sistem ini memegang peranan penting yang akan menyebabkan gangguan sistem ketika ada satu saja yang mengalami masalah. Itulah mengapa sangat pentingbagi kamu untuk menjaga kesehatan seluruhnya, salah satunya adalah empedu.
Apa Itu Empedu?
Ketika mendengar kata empedu, mungkin kamu akan langsung mengingat penyakit batu empedu. Namun, sebenarnya empedu sendiri merupakan cairan yang diproduksi oleh hati dan disimpan di dalam kantong empedu. Warna cairan ini kuning kehijauan dan mengandung berbagai mineral seperti fosfor dan elektrolit.
Fungsi Cairan Empedu
Dalam satu hari organ hati bisa memproduksi sekitar hampir 1 liter cairan empedu yang kemudian akan dialirkan melalui saluran empedu ke dalam lambung. Lalu, apa saja ya peran penting cairan ini dalam sistem pencernaan? Melansir dari situs alodokter, berikut ini di antaranya:
1. Mengemulsi Lemak dalam Makanan
Fungsi pertama cairan empedu adalah mengemulsi lemak, yaitu memecah gumpalan lemak yang berukuran cukup besar dan mengubahnya menjadi menjadi butiran yang lebih kecil. Proses ini sangat penting, karena dengan ukuran yang lebih kecil maka lemak akan lebih mudah diolah pada tahapan proses berikutnya.
2. Membantu Penyerapan Nutrisi
Setelah lemak menjadi butiran kecil, cairan empedu berperan untuk membantu proses penyerapan nutrisi yang berlangsung di usus halus. Tidak hanya nutrisi asam lemak yang ada di lemak saja, tetapi juga nutrisi penting lain yang ada di dalam makanan, seperti vitamin dan mineral.
3. Mempertahankan pH di Usus 12 Jari
Usus 12 jari adalah bagian usus terpendek yang langsung berhubungan dengan lambung. Usus ini memiliki pH yang sedikit tinggi, yaitu 6,0 hingga 6,1, karena lingkungan yang sedikit asam dibutuhkan untuk membantu sistem pencernaan ekerja secara optimal. Cairan empedu berperan menetralkan asam lambung yang terbawa pada makanan agar pH usus 12 jari tidak meningkat yang membuat kadar asamnya terlalu tinggi.
4. Mengeluarkan Sisa Metabolisme
Cairan empedu juga berperan untuk membuang limbah dalam tubuh, seperti kelebihan kolesterol, sisa hasil metabolisme, dan sel darah merah yang sudah tua. Berbagai limbah ini kemudian akan dikeluarkan melalui urin dan juga feses. Inilah yang terkadang menyebabkan warna feses maupun urin bisa berbeda setiap waktu.
Setiap organ, jaringan, termasuk juga cairan dalam sistem pencernaan memiliki peran yang sangat penting, termasuk cairan empedu. Itulah mengapa, adanya masaah pada cairan empedu bisa menyebabkan gangguan pada sistem tersebut bahkan bisa memicu berbagai penyakit berbahaya. Salah satu penyakit yang cukup umum menyerang berkaitan dengan empedu adalah batu empedu.
Penyakit ini sering kali diketahui setelah melalui berbagai pemeriksaan, seperti laparoskopi batu empedu. Seseorang yang divonis menderita penyakit ini harus segera mendapat penanganan karena jika tidak maka cairan empedu tidak akan mengalir lancar ke lambung saat dibutuhkan. Hal ini tentunya akan berisiko mengingat betapa pentingnya peran cairan ini. Jadi, jika kamu divonis dengan penyakit ini, segera diskusikan tindakan pengobatan terbaik untuk mengatasinya.









