Home Kesehatan

Makanan Ini Ternyata Bikin Vagina Berbau Tidak Sedap!

Tahukah kamu kalau ternyata aroma tidak sedap pada vagina juga bisa berasal dari makanan yang kamu konsumsi, lho. Penasaran apa aja? Ini dia daftarnya!

116
0
SHARE

Vagina berbau tidak sedap sebenarnya adalah hal yang wajar. Melansir dari alodokter.com, salah satu penyebabnya adalah karena pH alami vagina yang asam yaitu 3,8-4,5, sehingga banyak yang mengatakan aromanya seperti cuka. Namun, hal ini tidak perlu dikhawatirkan dan kamu bisa mengatasinya dengan menerapkan cara menghilangkan bau pada miss V, seperti menggunakan daun sirih dan pembalut dengan kandungan daun sirih saat menstruasi.

vagina berbau
source : Alodokter

Selain itu, tahukah kamu kalau ternyata aroma tidak sedap pada vagina juga bisa berasal dari makanan yang kamu konsumsi, lho. Penasaran apa aja? Ini dia daftarnya.

Bawang

Bawang bisa bikin bau, pastinya bukan rahasia lagi. Sudah banyak yang tahu bahwa bawang-bawangan adalah makanan yang bisa membuat aroma tubuh dan juga mulut berbau kurang sedap. Tidak hanya itu, ternyata bawang-bawangan juga bisa menyebabkan bau tidak sedap pada vagina, lho.

Dilansir dari hellosehat.com, keluarga bawang-bawangan mengeluarkan senyawa Allyl methyl sulfide (AMS), yaitu gas yang terserap dalam darah selama tubuh memproses bawang yang dikonsumsi. Kemudian, darah akan mengalir ke seluruh tubuh dan juga keluar dari pori-pori melalui keringat. Akibatnya, tidak hanya tubuh saja yang berbau tidak sedap, tetapi juga vagina bisa mengeluarkan keputihan beraroma bawang. Namun, jangan khawatir karena ini akan hilang dengan sendirinya.

Kopi

Siapa yang hobi minum kopi setiap hari? Jika kamu termasuk, maka jangan heran jika vagina mengeluarkan aroma kurang sedap. Kopi mengeluarkan aroma yang tajam, sehingga bisa memengaruhi aroma cairan pada tubuh, baik itu keringat maupun cairan vagina atau keputihan. Selain itu, mengonsumsi kopi juga bisa mengubah pH alami vagina, sehingga memengaruhi aroma alami vagina.

Jika kamu merasa adanya perubahan pada aroma vagina akibat kebiasaan ini, ada baiknya mulai mengurangi porsi minum kopimu. Tidak perlu menghentikannya jika tidak bisa, cukup menguranginya saja.

Produk Olahan Susu

Produk olahan susu memang nikmat, tetapi ternyata bisa mengganggu keseimbangan hormonal dalam tubuh. Salah satunya adalah keju yang jika dikonsumsi secara berlebihan, dapat mengganggu bakteri baik di vagina dan meningkatkan risiko infeksi jamur.

Jadi, untuk kamu yang menyukai berbagai produk olahan susu ada baiknya mulai membatasi konsumsinya. Apalagi, hampir semua camilan yang tersedia saat ini, terutama camilan manis, mengandung susu, bahkan keju. Dengan membatasi konsumsinya, maka kamu bisa mencegah terjadinya masalah ini.

Rasa Manis

Mengonsumsi makanan manis bisa membantu menaikkan mood dan memberi rasa bahagia. Namun, di balik itu ternyata bisa membuat aroma vagina menjadi berbau kurang sedap. Penyebabnya adalah karena kandungan gula pada makanan atau minuman manis meningkatkan risiko infeksi jamur.

Selain masalah pada aroma dan kesehatan vagina, kandungan gula yang tinggi juga bisa menyebabkan berbagai risiko penyakit, seperti obesitas dan diabetes. Jadi, kamu sebaiknya lebih bijak lagi dalam mengonsumsi makanan manis.

Gorengan

Gorengan, siapa sih yang gak suka makanan dengan olahan digoreng? Dari mulai pisang goreng, tahu goreng, ikan goreng, dan lainnya. Namun, di balik rasanya yang nikmat ternyata makanan yang diolah dengan digoreng juga meningkatkan risiko infeksi pada vagina akibat pertumbuhan bakteri jahat.

Penyebabnya adalah karena kandungan lemak yang tinggi pada berbagai gorengan tersebut. Tidak hanya berpengaruh pada vagina saja, kandungan lemak yang tinggi ini juga berpotensi menimbulkan plak pada pembuluh darah yang berpotensi meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Jadi, lebih berhati-hatilah jika kamu memang hobi mengonsumsi gorengan.

Sebenarnya, daftar makanan di atas bukan berarti tidak boleh kamu nikmati sama sekali. Kamu hanya perlu mengatur porsinya agar tidak berlebihan. Selain itu, seimbangkan juga dengan konsumsi air putih yang cukup, ya.